Jumat, 14 Desember 2007

PROSES PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA INDONESIA DILINGKUNGAN SD

PROSES PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA INDONESIA DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR




PENDAHULUAN.

Latar Belakang Masalah

Kedudukan Bahasa Indonesia kini semakin mantap sebagai wahana komonikasi, baik dalam hubungan sosial maupun dalam hubungan formal. Pemakaian Bahasa Indonesia sejak tingkat Sekolah Dasar sampai tingkat Perguruan Tinggi menunjukan ke-
Mantapan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.Kita belum dapat mempergunakan
Bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam upaya meningkatkan mutu manusia Indo-
Nesia sebagai bekal hidup kini dan masa dating.
Tujuan pendidikan Bahasa Indonesia merupakan bagian yang tidak dapat terpisah-
kan dari tujuan pendidikan Nasional. Bahasa merupakan alat utama dan pertama untuk membangun arus pemikiran yang jelas dan teliti. Jadi Bahasa Indonesia tidak semata-mata alat komonikasi ,tapi juga alat pokok fundamental dalam proses pendidikan khususnya di Sekolah Dasar.
Secara implicit tujuan pendidikan Bahasa Indonesia adalah untuk meningkatkan
Mutu pendidikan ,sikap dan motifasi penggunaan bahasa dalam masyarakat.
Kenyataan di sekolah-sekolah banyak guru-guru yang menjumpai siswa-siswanya yang tidak atau belum memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar.Bahkan ada siswa yang malu menggunakan Bahasa Indonesia karena ditertawakan teman-temannya.
Bertitik tolak pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia dilingkungan sekolah khususnya di SD untuk mencapai keberhasilan dalam mata pelajaran lainnya. Oleh karena itulah penulis sangat tertarik untuk membahas masalah tersebut dengan makalah yang dibuat penulis dengan judul : PROSES PEMBINAAN BAHASA INDONESIA DI
LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR.

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas ,maka penulis merumuskan permasalahanini sebagai berikut :
Komponen-komponen apa saja yang menunjang keberhasilan pembinaan bahasa
Indonesia di sekolah dasar.
2. Faktor- factor apa saja yang menunjang keberhasilan pembinaan Bahasa I
Indonesia di SD
3. Usaha-usaha apa saja yang dapat ditempuh untuk keberhasilan pembinaan Bahasa
Indonesia di SD

Tujuan Penulisan

Penulisan makalah ini bertujuan untuk :
Mendeskripsikan proses pembinaan bahasa Indonesia di SD.
Mendeskripsikan factor-faktor penunjang keberhasilan pembinaan Bahasa Indo-
Nesia di SD.
Untuk mendapat gambaran usaha-usaha yang dapat ditempuh dalam mengatasi
Masalah dalam pembinaan Bahasa Indonesia di SD.

Manfaat penulisan.

Hasil makalah ini diharapkan dapat bermafaat oleh berbagai pihak :
GURU : sebagai masukan bagi guru-guru untuk mengetahui manfaat dan pentingnya pembinaan Bahasa Indonesia di SD.
SISWA: agar siswa menyadari bahwa penggunaan bahasa Indonesia di lingkung-
an sekolah sangat penting untuk kelancaran PBM danpersatuan dan kesatuan.


PEMBAHASAN MASALAH

Pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki hubungan saling mengisi dan merupakan proses yang berjalan sejajar. Tapi dalam kenyataannya penggunaan bahasa Indonesia ini tidak sejalan, untuk itulah penulis mencoba merumuskan adanya perbedaan sasaran inilah pada pembahasan selanjutnya penulis mencoba
Merumuskan ke3 masalah sebagai berikut :
1.Komponen-komponen yang berperan dalam pembinaan Bahasa Indonesia di SD .
Faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengajaran peminaan Bahasa Indonesia adalah
Tuijuan, siswa, lingkungan [yang meliputi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat ] dan
Sarana [kurikulum, guru, metode,alat pengajaran dan evaluasi ]
Tujuan maksudnya adalah tujuan pengajaran harus mencakup tiga asfek yaitu : pemahaman,ketrampilan dan sikap.Secara operasional rumusan tujuan harus dapat dievaluasi sehingga dapat diketahui tujuan berhasil atau tidak.
Murid adalah murid sebagai subjek didik harus diperhatikan, karena bagi murid yang baru pandai berbahasa Indonesia akan mempengaruhi stategi pembelajaran di kelas.
Bagi murid yang sudah mahir berbahasa Indonesia maka guru akan lebih mudah dalam menyampaikan materi ajar dan cepat dapat dipahami murid.
Lingkungan maksudnya lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sangat mempenga

C. Sarana adalah:

Kurikulum, guru, metoda, alat pengajaran ,dan alat evaluasi merupakan sarana pengajaran dalam rangka
Pencapaian tujuan oleh sebab itu komponen sarana pengajaran ini haruslah benar-benar menunjang pe-
Laksanaan pengajaran . Setelah komponen-komponen pengajaran itu diketahui barulah ditentukan stra-
tegi pelaksanaan pengajaran yang tepat. Harimukti Kridalaksana mencoba memberikan arahan yang te-
pat sebagai beriku t : Pengajaran Bahasa Indonesia yang akan mengajarkan anak mterampil dan mahir
berbahasa Indonesia harus diartikan sebagai berikut: 1.mengenalkan ciri-ciri berbagai dan membangkit-
kan membangkitkan Bahasa Indonesia baku maupun non baku . 2. Mengenalkan cirri-ciri fungsi ber-
bagai variasi bahasa Indonesia sehingga pengajaran bahasa Indonesia lebih relevan untuk anak didik.
3. Mengajar menggunakan bahasa Indonesia yang tepat untuk fungsi yang tepat.

Faktor-faktor yang menunjang keberhasilan pembinaan di SD.

Komponen- komponen yang mempengaruhi keberhasilan pembinaan bahasa Indonesia di SD adalah sbb:
1. Masyarakat Indonesia yang akan dibina . 2. Proses pembinaan. 3. Hasil pembinaan. 4. Perangkat alat
pembinaan . 5. Keadaan masyarakat.
Kelima komponen diatas saling berhubungan satu dengan yang lainnya,jadi apabila ada satu komponen
Yang lemah maka akan mengganggu pencapaian tujuan.

Komponen sasaran pembinaan adalah: 1. murid mampu mengungkapkan pikiran \pendapat dengan ber-
Bahasa Indonesia yang baik dan benar. 2. murid mampu menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan
Kaidahnya. 3. murid bangga berbahasa Inonesia di lingkungan rumah maupun sekolah. 4. guru dan mu-
rid saling membudayakan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.


2. Usaha-usaha yang dapat ditempuh dalam mengatasi masalah proses pembinaan bahasa Indonesia di SD adalah sbb :
A. Peranan guru bahasa Indonesia dalam pembinaan bahasa Indonesia contohnya, dalam pengajaran bahasa Indonesia
Guru dapat membimbing anak untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
Benar. Disini guru harus kreatif dalam menampilkan materi-materi ajarnya, sehingga anak ti-
dak bosan , khusus dalam pelajaran BI {Bahasa Indonesia} guru harus bias mengembangakan
ke empat asfek kebahasaan {mendengar, membaca, menulis dan berbicara } atau paling kurang tiga asfek saja
B. Pembinaan Bahasa Indonesia dalam pengajaran di sekolah.
Tidak hanya dalam pelajaran bahasa Indonesia saja guru dapat melakukan pembinaan berbahasa Indonesia tapi dapat dilakukan disemua mata pelajaran baik dalam kelas maupun di
Dilapangan. Yang penting apabila anak berada dilingkungan sekolah semua peserta didik,
Pengajar ataupun pegawainya diharuskan untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik
Dan benar.Dari situ anak dan semua warga sekolah terbiasa berbahasa yang baik.
Kalau anak didik telah pandai berbahasa Indonesia yang baik maka Proses Belajar Mengajar disekolah akan lebih lancer, komonikasi akan lancer dan materi –materi pelajaran akan mudah dipahami anak, dan tujuan pembelajan akan dapat dicapai dengan optimal.
C. Menghilangkan rasa malu untuk selalu berbahasa Indonesia , dengan catatan tidak meninggal-
kan bahasa daerah setempat.
D. Menumbuhkan rasa cinta tanah air yaitu dengan menggunakan bahasa persatuan, bahasa Indo
nesia , dapat disampaikan melalui mata pelajaran PPKN.





PENUTUP



A. Kesimpulan

Proses pembinaan bahasa Indonesia di Sekolah Dasar bukanlah suatu hal yang mudah, tetapi
merupakan suatu m asalah yang harus kita benahi khusus bagi guru- guru dan masyarakat pada umum
nya.Ada beberapa komponen yang berperan dalam proses pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan
sekolah antaralain: tujuan, murid, lingkungan, {meliputi lingkungan keluarga,sekolah,masyarakat}
dan sarana {meliputi: kurikulum, guru, metode, alat pembelajaran dan alat evaluasi }
Dalam proses pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah kita juga harus tahu
Faktor- faktor penunjang keberhasilan pembinaan bahasa Indonesia dilingkungan Sekolah Dasar
Adalah sebagaiberikut :1 siswa yang dibina. 2. proses pembinaan. 3. hasil pembinaan . 4. perang-
kat alat pembinaan . 5. keadaan siswa yang akan dibina baik latar belakang keluarga maupun sosial
ekonominya.
Usaha- usaha yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah proses pembinaan bahasa
Indonesia di lingkungan Sekolah Dasar: 1. pembinaan bahasa Indonesia dalam pelajaran Bahasa
Indonesia, 2. pembinaan bahasa Indonesia pada mata pelajaran lainnya. 3. membiasakan \mem-
Budayakan berbahasa Indonesia dilingkungan sekolah. 4. menumbukan rasa cinta tanah air dengan
Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.


B. Saran- saran

Dari hasil pembahasan dalam makalah ini ada beberapa hal yang dapat disarankan oleh penu-
lis : 1. agar guru bahasa Indonesia khususnya dan semua guru pada umumnya dapat membina proses penggunaan bahasa Indonesia dilingkungan sekolah dasar sehingga bahasa bahasa Indonesia dapat
disesuaikan dengan fungsinya sebagai bahasa pengantar dilembaga pendidikan formal .
Guru sebagai faktor yang mempengaruhi proses pembinaan bahasa Indonesia dilingkungan
Sekolah Dasar agar dapat menjalankan fungsi bahasa itu sebagai alat komonikasi dalam proses bela-
jar dan mengajar. Terakhir guru guru dapat menanggulangi atau mengatasi masalah-masalah yang
berhubungan dalam proses pembinaan bahasa Indonesia di SD.

RITHA THAMSIL,SPd

Tidak ada komentar: